, ,

Listrik Banda Aceh Tak Stabil DPRK Sebut Banyak UMKM Merugi

oleh -529 Dilihat

Langsa – Listrik Banda Aceh Kondisi listrik yang tidak stabil di Kota Banda Aceh dalam beberapa pekan terakhir menuai banyak keluhan dari masyarakat.

Terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengaku mengalami kerugian karena pemadaman listrik terjadi tanpa pemberitahuan.

Menurut laporan warga, pemadaman bisa terjadi hingga beberapa kali dalam sehari, dengan durasi antara 30 menit hingga 2 jam.

Gangguan ini mengganggu berbagai sektor usaha seperti kedai kopi, percetakan, laundry, hingga toko elektronik

Listrik Banda Aceh
Listrik Banda Aceh

Baca Juga : Internet Diblokir Total Penerbangan Batal-Negara Gelap Gulita

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menanggapi serius persoalan ini dan meminta penjelasan dari pihak PLN setempat.

Anggota DPRK dari Komisi B, yang membidangi ekonomi dan pembangunan, menyebut kondisi ini “tidak bisa ditoleransi”.

“Sudah banyak laporan dari warga, terutama pelaku UMKM, yang mengalami kerugian karena produksi terhambat,” ujar Zulfikar, anggota DPRK.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak bisa tinggal diam melihat krisis listrik yang berulang ini.

Banyak pelaku usaha yang kehilangan pelanggan karena tidak bisa melayani mereka secara maksimal saat listrik padam.

Beberapa pemilik laundry mengaku kehilangan omzet harian hingga 40% karena mesin tidak bisa beroperasi.

Kedai kopi dan warung makan yang bergantung pada peralatan listrik seperti blender, mesin espresso, dan kulkas juga ikut terdampak.

“Listrik mati pas jam ramai. Mesin kopi tak bisa jalan, pelanggan kabur. Kerugian terus,” keluh Rahmat, pemilik kedai di kawasan Peunayong.

PLN Banda Aceh mengaku bahwa gangguan disebabkan oleh kelebihan beban dan pemeliharaan jaringan yang masih berjalan.

Namun masyarakat menilai alasan tersebut tidak bisa diterima karena sudah terlalu sering dan tanpa pemberitahuan.

Kondisi ini juga berdampak pada sektor pendidikan, karena beberapa sekolah dan bimbingan belajar menggunakan perangkat digital yang butuh pasokan listrik stabil.

Pelaku usaha digital seperti jasa desain grafis, percetakan, dan editor video freelance juga mengeluhkan dampak signifikan.

File rusak, kerja ulang, deadline molor. Klien marah, saya

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.